CJIBF 2026 Hasilkan 40 Kepeminatan Investasi Senilai Rp16 Triliun

Gubernur Jateng
Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi dalam Gelaran Central Java Investment Forum (CJIBF) 2026.
0 Komentar

Sakina menambahkan, CJIBF digelar untuk mendorong pencapaian target investasi setiap tahun. Tahun 2025 lalu, realisasi investasi di Jawa Tengah tercapai Rp110 triliun. Tahun 2026 ini, target investasi yang masuk diharapkan bisa melebihi tahun sebelumnya.

Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi menyatakan, CJIBF merupakan kolaborasi antara Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dengan Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Tengah untuk mempromosikan potensi investasi di Jawa Tengah. Tujuannya untuk mempertemukan pengusaha atau calon investor, baik dalam negeri maupun luar negeri, dengan pemerintah, mitra pemerintah termasuk kawasan industri.

Luthfi menandaskan akan terus menggenjot sektor investasi di wilayahnya, Sebab, sektor investasi memberikan kontribusi besar dalam perekonomian daerah.

Baca Juga:Dari Jawa Tengah, 12 Provinsi ini Berkolaborasi Siapkan Strategi Menopang Pertumbuhan Ekonomi Nasional Jawa Tengah Bakal Dibangun Pabrik Pengelolaan Sampah Senilai USD 200 Juta

Tingginya investasi itu berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi Jawa Tengah triwulan I ini 5,89%, di atas rata-rata nasional 5,61%.

“Artinya untuk meningkatkan ekonomi di wilayah kita perlu adanya forum-forum seperti ini,” jelasnya.

Lebih lanjut, untuk mendukung investasi, Provinsi Jawa Tengah telah menyiapkan sekitar 12 kawasan industri dan ekonomi khusus baru. Hal ini merupakan upaya dari collaborative government (pemerintahan kolaboratif) antara pemerintah provinsi dengan kabupaten/kota di Jawa Tengah. (*)

0 Komentar