KURASI MEDIA – Bagi Mahesa (12), siswa kelas 6 SD Barunawati, Kota Semarang, berjalan kaki menuju sekolah telah menjadi bagian dari kesehariannya. Mahesa terbiasa menyusuri kawasan pesisir yang kerap tergenang air pasang laut atau rob untuk sampai ke sekolah.
Sepatu yang dipakainya pun sudah sekitar satu tahun menemani langkahnya. Karena terus digunakan untuk bersekolah, kondisinya mulai rusak. Meski begitu, keadaan tersebut tidak membuat Mahesa kehilangan semangat untuk datang ke sekolah dan mengikuti kegiatan belajar. Di sekolah, Mahesa dikenal sebagai anak yang ceria dan lincah. Ia juga antusias mengikuti pembelajaran dan tidak segan bertanya ketika ada hal yang belum dipahaminya.
“Keseharian Mahesa tidak jauh dari teman-temannya. Kalau di sekolah, dia kalau jajan hanya dua ribu. Meskipun kecil, anaknya pandai, ceria dan lincah. Dalam mengikuti pembelajaran juga sangat antusias, selalu bertanya kalau tidak tahu,” ujar Guru SD Barunawati Semarang Wagiyem.
Baca Juga:Dari Cikatomas untuk Konektivitas Andal, PLN Icon Plus Perkuat Penataan Infrastruktur JaringanDari AI hingga Energi Bersih, PLN Icon Plus Tampilkan Inovasi di Electricity Connect 2026
Di tengah kesehariannya sebagai pelajar, Mahesa menyimpan keinginan sederhana. Ia ingin memiliki sepeda sendiri agar bisa berangkat ke sekolah tanpa harus berjalan kaki.
Keinginan tersebut akhirnya terwujud melalui dukungan BRI Peduli. Mahesa menerima sebuah sepeda yang dapat digunakan untuk menunjang perjalanan hariannya menuju sekolah. Selain sepeda, siswa-siswi SD Barunawati juga menerima buku, tas, alat tulis, dan sepatu. Bantuan juga diberikan kepada para guru dan penjaga sekolah dalam bentuk paket sembako.
Pihak sekolah menyambut baik dukungan yang diberikan BRI Peduli. Bantuan tersebut tidak hanya dirasakan oleh Mahesa, tetapi juga oleh siswa dan para guru di SD Barunawati.
“Kami atas nama SD Barunawati Semarang menyampaikan terima kasih kepada BRI Peduli, yang telah memberikan semua fasilitas untuk anak-anak, buku, tas dan sepatu, bahkan ada yang dapat sepeda. Selain itu, dari pihak guru juga berterima kasih telah diberikan bantuan paket sembako dari BRI Peduli yang tentunya sangat membantu kami,” ujar Wagiyem.
Saat mengetahui dirinya mendapatkan sepeda, Mahesa mengaku kaget. Ia tidak menyangka keinginan yang selama ini ia simpan akhirnya bisa terwujud.
