InfraNexia dan CCSI-KD Kembangkan SKKL SUB-2, Dorong Kesiapan Infrastruktur Hadapi Pertumbuhan Trafik Data

KABEL LAUT
Penandatanganan Berita Acara Kesepakatan (BAK) Pembangunan Sistem Komunikasi Kabel Laut (SKKL) SUB-2 oleh Direktur Planning InfraNexia Ronny Arnaz (ketiga dari kiri) & Direktur Utama CCSI-KD Peter Djatmiko (ketiga dari kanan), disaksikan langsung oleh Direktur Network Telkom Nanang Hendarno (kedua dari kiri) & Direktur Utama InfraNexia Lukman Hakim Abd. Rauf (paling kiri).
0 Komentar

KURASI MEDIA – PT Telkom Infrastruktur Indonesia (InfraNexia), operating company dari PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) memperkuat kolaborasi strategis bersama PT CCSI Konektivitas Digital (CCSI-KD) dalam pengembangan infrastruktur konektivitas digital melalui penandatanganan Berita Acara Kesepakatan (BAK) Pembangunan Sistem Komunikasi Kabel Laut (SKKL) SUB-2. Penandatanganan dilakukan oleh Direktur Planning InfraNexia Ronny Arnaz dan Direktur Utama CCSI-KD Peter Djatmiko di Bali, beberapa waktu lalu.

Kesepakatan tersebut menjadi kelanjutan dari kerja sama antara Telkom dan CCSI dalam rencana pembangunan SKKL SUB-2 yang dirancang untuk menghubungkan Pulau Jawa, Sulawesi, dan Kalimantan. Kolaborasi ini menegaskan komitmen kedua perusahaan dalam mengembangkan infrastruktur kabel laut untuk menjawab kebutuhan kapasitas yang terus meningkat.

Direktur Planning InfraNexia Ronny Arnaz mengatakan, pertumbuhan trafik dan layanan digital perlu diimbangi dengan kesiapan infrastruktur yang memadai.

Baca Juga:Bawa Sport Tourism Indonesia Mendunia, BRI Dukung Penuh Pertamina Grand Prix of Indonesia (MotoGP) 2026Tak Sekadar Layani Transaksi Perbankan, BRILink Agen di Semarang Aktif Edukasi Masyarakat Cegah Penipuan

“Pengembangan infrastruktur konektivitas membutuhkan sinergi yang kuat dan perencanaan jangka panjang. Melalui pengembangan SKKL SUB-2 bersama CCSI-KD, kami ingin membangun fondasi yang semakin andal untuk mengakomodasi peningkatan kebutuhan data sekaligus membuka ruang yang lebih luas bagi perkembangan ekosistem digital nasional,” ujar Ronny.

Melalui BAK tersebut, InfraNexia dan CCSI-KD akan melanjutkan berbagai tahapan persiapan pembangunan SKKL SUB-2, meliputi aspek teknis, komersial, hingga penyusunan perjanjian definitif. Kedua perusahaan juga sepakat membentuk Komite Manajemen Interim (KMI) sebagai wadah koordinasi untuk mempersiapkan serta mengawal tahapan lanjutan proyek.

Kolaborasi pembangunan SKKL SUB-2 sejalan dengan upaya InfraNexia untuk terus memperkuat fondasi infrastruktur digital yang dapat digunakan untuk mendukung kebutuhan konektivitas berbagai pelaku industri. Kehadiran infrastruktur kabel laut menjadi bagian penting dalam menghubungkan jaringan antardaerah sekaligus mendukung peningkatan kapasitas konektivitas seiring dengan pertumbuhan trafik dan kebutuhan layanan digital.

“Kami melihat SKKL SUB-2 bukan hanya sebagai pembangunan infrastruktur, tetapi sebagai bagian dari upaya bersama untuk memperkuat konektivitas Indonesia. Dengan kapabilitas yang saling melengkapi, kami berharap kolaborasi ini dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi industri dan mendukung konektivitas yang semakin luas di Indonesia,” tutup Ronny.

0 Komentar