Menaklukkan Lintasan Slamet Trail Run 2026: Kala Jalur Ekstrem Berjumpa Keramahan Warga

Menaklukkan Lintasan Slamet Trail Run 2026: Kala Jalur Ekstrem Berjumpa Keramahan Warga
Menaklukkan Lintasan Slamet Trail Run 2026: Kala Jalur Ekstrem Berjumpa Keramahan Warga
0 Komentar

“Saya sudah pernah pernah muncak ke Slamet, apalagi via Guci itu emang bagus banget,” tuturnya.

Bagi Iis, mengikuti trail run menjadi cara lain menikmati gunung sekaligus menguji kemampuan diri. Setelah lomba, ia bahkan berencana melanjutkan perjalanan dengan berkemah.

Sebelum berangkat, Iis juga sempat bertanya kepada warga tempatnya menginap mengenai tempat wisata dan makanan khas yang layak dicoba di Tegal. Baginya, mengenal daerah yang didatangi menjadi bagian menyenangkan dari perjalanan mengikuti perlombaan.

Baca Juga:Bukan Sekadar Kompetisi, Porprov Jateng XVII Diproyeksikan Jadi Pijakan Prestasi Atlet Menuju PON 2028Kebakaran Gunung Sumbing Padam, Ahmad Luthfi Minta Percepat Rehabilitasi

Sementara itu, Abdi Ramadan, pelari asal Cilacap yang turun di kategori 25K, sengaja memilih rute Gunung Slamet untuk menguji mental. Ia tertarik setelah melihat tantangan jalur tersebut di media sosial, terlebih lomba dimulai pada tengah malam.

Gunung Slamet menjadi daya tarik tersendiri baginya karena merupakan gunung tertinggi di Jawa Tengah. Setelah menyelesaikan lomba, Abdi berencana beristirahat sambil menikmati pemandian air panas Guci.

“Kita di Slamet di atap tertinggi Jawa Tengah. Jadi saya rasa menarik dan sangat menantang,” katanya.

Slamet Trail Run 2026 digelar pada 24–25 Oktober dengan melibatkan 1.031 peserta, terdiri atas 908 peserta umum dan 123 peserta Kejuaraan Daerah (Kejurda) Asosiasi Lari Trail Indonesia (ALTI) Jawa Tengah. Ada lima kategori yang dipertandingkan, yakni 45K Ultra, 25K Summit, 15K Forest, 7K Vertikal, dan 5K Fun Run.

Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jawa Tengah, Sumarno, turut melepas peserta (flag off) di seluruh kategori. Tak hanya membuka lomba, ia juga ikut menjajal lintasan dengan turun pada kategori 5K.

Keterlibatan Sumarno sekaligus menegaskan dukungan Pemprov Jateng terhadap pengembangan lari trail sebagai bagian dari sport tourism (pariwisata olahraga). Ia mengatakan, Pemprov Jateng akan mendorong pengembangan sektor pariwisata dan ekonomi syariah sebagai program unggulan pada 2027.

Ia menambahkan, kegiatan seperti Slamet Trail Run diharapkan ikut mendukung peningkatan pariwisata di Jawa Tengah. Perpaduan olahraga alam dan daya tarik destinasi seperti Guci menjadi salah satu peluang untuk mengenalkan potensi wisata daerah kepada lebih banyak pengunjung.

Baca Juga:Raih Penghargaan Investasi, Ahmad Luthfi Sukses Pacu Ekonomi Jawa TengahBerkat Program Santri Obah Pemprov Jateng, Para Santri Ini Rasakan Kuliah di Luar Negeri

“Ini juga menjadi bagian kita untuk men-support peningkatan pariwisata di Jawa Tengah,” tutup Ketua ALTI Jateng itu.(*)

0 Komentar