KURASI MEDIA – Kabar penting bagi ibu rumah tangga dan pelaku UMKM. Pemerintah tengah mengkaji ulang Harga Eceran Tertinggi (HET) minyak goreng subsidi Minyakita yang saat ini berada di angka Rp15.700 per liter.
Langkah ini diambil setelah harga Minyakita tidak mengalami penyesuaian selama lebih dari tiga tahun, sementara biaya produksi dan distribusi terus mengalami kenaikan di lapangan.
Menteri Perdagangan, Budi Santoso, menyebut evaluasi ini sebagai hal yang wajar mengingat perubahan kondisi ekonomi yang cukup signifikan.
Baca Juga:Prakiraan Cuaca BMKG Kamis 23 April 2026: Hujan Ringan hingga Petir Landa Banyak KotaMelalui Kartini BISA Fest, Telkom Dorong Perempuan Tumbuh dan Berdaya dengan Teknologi
“Sudah lebih dari tiga tahun, tentu perlu disesuaikan. Namun, semua akan dihitung secara matang sebelum ada keputusan final,” ujarnya usai rapat koordinasi di Jakarta, 22 April 2026.
Sementara itu, berdasarkan data Sistem Pemantauan Pasar dan Kebutuhan Pokok (SP2KP), harga Minyakita di sejumlah pasar bahkan sudah mulai melampaui HET dengan menyentuh Rp15.900 per liter.
Distribusi Diperkuat Lewat BUMN Pangan
Selain mengevaluasi harga, pemerintah juga menyiapkan langkah strategis untuk memastikan pasokan Minyakita tetap stabil di pasar.
Beberapa rencana yang tengah disiapkan antara lain:
Penguatan Distribusi oleh BUMN Pangan
Pemerintah menargetkan BUMN pangan menguasai minimal 35 persen distribusi agar pasokan lebih terkendali.
Kolaborasi Antar Lembaga
Penyaluran Minyakita tidak hanya bergantung pada Perum Bulog, tetapi juga melibatkan holding pangan ID FOOD.
Evaluasi Program Bantuan Sosial
Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, mengungkapkan bahwa program bansos sempat menyerap stok Minyakita dalam jumlah besar, sehingga memicu kenaikan harga di pasar umum.
Daya Beli Jadi Pertimbangan Utama
Pemerintah menegaskan bahwa penyesuaian HET bukan keputusan yang diambil secara sepihak. Prosesnya melibatkan berbagai pihak untuk memastikan keseimbangan antara kepentingan produsen dan konsumen.
Baca Juga:Peringati Hari Kartini, PLN Icon Plus Jawa Barat Beri Penghargaan atas kepercayaan Pelanggan ICONNETIni Dia Daftar Kode Redeem FC Mobile yang Masih Aktif Hari Rabu 22 April 2026, Klaim Sekarang!
- Beberapa langkah yang dilakukan antara lain:
- Audit perhitungan biaya oleh BPKP
- Koordinasi lintas kementerian untuk menjaga daya beli masyarakat
- Evaluasi skema bansos agar tidak bergantung pada satu merek minyak goreng saja
Ke depan, bantuan pangan direncanakan menggunakan berbagai merek minyak goreng, sehingga pasokan Minyakita dapat kembali fokus untuk kebutuhan pasar umum.
Penyesuaian HET Minyakita bertujuan menjaga keseimbangan antara biaya produksi yang terus meningkat dengan kemampuan beli masyarakat. Selain itu, kebijakan ini juga diharapkan mampu mengatasi kelangkaan dan memastikan distribusi minyak goreng subsidi tetap lancar.
