KURASI MEDIA – Asosiasi Bank Pembangunan Daerah (Asbanda) kembali menegaskan komitmennya dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah melalui penyelenggaraan Penarikan Undian Nasional Tabungan Simpeda Bank Pembangunan Daerah Seluruh Indonesia (BPDSI) Periode 2 Tahun XXXVI – 2026 di Surakarta.
Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, 16 hingga 17 April 2026, menjadi momentum penting bagi Asbanda dalam memperkuat peran Bank Pembangunan Daerah (BPD) sebagai mitra strategis pemerintah daerah.
Tidak hanya menghadirkan Undian Nasional Simpeda, rangkaian kegiatan juga dilengkapi dengan Seminar Nasional BPDSI yang mengangkat tema “Memperkuat Peran BPD sebagai Mitra Strategis Pemerintah Daerah melalui Inovasi Pembiayaan dan Pinjaman Daerah”.
Baca Juga:40 Kode Redeem Free Fire Kamis 23 April 2026: Gratis Bundle Beast dan Skin SG2Jaga Jaringan Pangandaran, Aksi Nyata PLN Icon Plus Bikin Layanan Makin Stabil untuk Wisatawan
Melalui tema tersebut, Asbanda menegaskan bahwa penguatan sektor pembiayaan menjadi kunci dalam mendorong percepatan pembangunan dan pertumbuhan ekonomi di daerah.
Kegiatan ini dihadiri oleh Direktur Utama, Direktur Pemasaran, serta para pejabat eksekutif dari BPD se-Indonesia, yang menunjukkan kuatnya sinergi antar anggota dalam mendukung agenda pembangunan nasional berbasis daerah.
Seminar nasional diselenggarakan di Ballroom Hotel Sunan, Surakarta, dan menjadi forum strategis untuk berbagi wawasan serta pengalaman antar pemangku kepentingan sektor perbankan daerah. Kegiatan seminar dibuka dengan keynote speech dari Gubernur Jawa Tengah Komjen Pol (P) Drs. Ahmad Luthfi, S.H., S.St.M.K., yang menyampaikan pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah dan BPD.
Dalam sesi seminar, para pemateri menekankan bahwa BPD memiliki peran besar dalam mendukung program pembangunan daerah melalui inovasi pembiayaan yang adaptif dan berkelanjutan.
Peran strategis tersebut dapat terus diperkuat melalui inovasi pembiayaan, khususnya pada sektor-sektor produktif dan strategis di daerah.
Selain itu, skema pinjaman daerah dinilai mampu menjadi solusi dalam mempercepat realisasi program pembangunan yang berdampak langsung bagi masyarakat.
Selain itu, narasumber lain yang dihadirkan dalam seminar di antaranya Direktur Pembiayaan dan Perekonomian Daerah pada Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan Kementerian Keuangan, Adriyanto, dengan materi “Delapan Program Prioritas Nasional dan Evaluasi Kinerja Daerah Terkait Program Prioritas”, serta Siti Chomzah selaku Kasubdit Pembiayaan Daerah Kementerian Dalam Negeri yang menyampaikan materi “Pengalihan TKD ke Belanja Pusat untuk Program Prioritas agar Efektif dan Berdampak”.
