KURASI MEDIA – Di tengah kesibukan menuntut ilmu di bangku perkuliahan, tidak banyak pemuda yang memilih meluangkan waktunya untuk terjun langsung menyelesaikan persoalan di lingkungan sekitar.
Namun, hal berbeda ditunjukkan oleh Auliana Mulia Hernawan, mahasiswa semester 5 Jurusan Administrasi Bisnis di Telkom University Bandung. Ia membuktikan bahwa generasi muda tetap bisa berkontribusi nyata, bahkan di tengah padatnya jadwal akademik.
Dikenal sebagai sosok yang rendah hati dan mudah bergaul, pemuda yang akrab disapa Iyan ini tidak hanya aktif di lingkungan kampus.
Baca Juga:94 OKP dan PK KNPI Se-Kabandung Terima Kartu BPJS Ketenagakerjaan dari Bupati KDSKDS Dorong APBD 2027 Fokus pada Program Prioritas dan Pelayanan Publik
Di masyarakat, ia tercatat sebagai anggota aktif Perhimpunan Remaja Masjid (PRIMA) Miftahul Jannah, Lamajang Peuntas, Desa Citeureup, Kecamatan Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung yang lokasinya tak jauh dari kampus Telkom University, tempatnya menuntut ilmu.
Melalui organisasi PRIMA tersebut, Iyan rutin terlibat dalam berbagai kegiatan keagamaan dan aksi sosial yang menyentuh kebutuhan warga sehari-hari.
Semangat berbakti yang dimilikinya pun membawanya melangkah lebih jauh. Auliana dipercaya bergabung ke dalam barisan Tim Pentahelix, wadah kolaborasi lintas sektor yang digagas Pemerintah Kabupaten Bandung di bawah arahan Bupati Bandung Kang Dadang Supriatna (KDS).
Di Pentahelix Dayeuhkolot, Iyan terlibat aktif dan berkontribusi nyata dalam menangani permasalahan banjir dan permasalahan lingkungan di Kecamatan Dayeuhkolot.
Ia kerap rela kotor-kotoran bersama tim Pentahelix Dayeuhkolot, mulai dari melakukan pemantauan kondisi infrastruktur sungai, membersihkan sampah yang memenuhi kolong jembatan, hingga turun langsung ke sungai untuk melakukan normalisasi atau pengerukan sedimentasi sungai hingga drainase.
Masuk got-got sempit untuk membersihkan sedimentasi atau tumpukan sampah sudah menjadi hal lumrah baginya. Tak jarang ia bergelut dengan bongkahan batu, kayu gelondongan hingga ular sanca yang bersembunyi di celah batu atau saluran air.
“Saya gembira bisa sedikit berkontribusi untuk menangani permasalahan banjir dan lingkungan bersama Pentahelix Dayeuhkolot. Semoga bisa sedikit memberikan manfaat untuk masyarakat,” ujar Iyan merendah, saat ditemui saat kegiatan normalisasi anak Sungai Cipalasari, Jum’at (14/8/2026).
Baca Juga:Pemprov Jateng Uji Bata Interlock, Bangun Rumah Lebih Cepat dan HematTantan Sulthon Bukhawan Pimpin PWI Jabar 2026–2031, Oland Sibarani Kembali Nahkodai Dewan Kehormatan
Bagi Auliana, menjadi mahasiswa bukan berarti hanya bergelut dengan teori di ruang kelas. Ilmu yang didapatnya diyakini akan lebih bermakna jika diterapkan untuk melihat, memahami, dan membantu menyelesaikan masalah nyata yang dihadapi masyarakat.
