Jateng Matangkan Persiapan Menyambut 2.833 Kafilah MTQ Nasional XXXI

Jateng Matangkan Persiapan Menyambut 2.833 Kafilah MTQ Nasional XXXI
Jateng Matangkan Persiapan Menyambut 2.833 Kafilah MTQ Nasional XXXI
0 Komentar

KURASI MEDIA – Jawa Tengah terus mematangkan persiapan sebagai tuan rumah Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Tingkat Nasional XXXI Tahun 2026, yang akan berlangsung di Kota Semarang pada 11–20 September 2026.

Pada Acara Pemaparan Kesiapan Jawa Tengah sebagai Tuan Rumah MTQ Tingkat Nasional XXXI Tahun 2026: Penetapan Peserta dan Technical Meeting di Jakarta, Senin, 31 Agustus 2026, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Provinsi Jawa Tengah Iwanuddin Iskandar mengatakan, persiapan terus dikawal bersama untuk memastikan seluruh rangkaian MTQ berjalan lancar.

Pengawalan tersebut mencakup kesiapan venue, layanan kafilah, transportasi, kesehatan, maupun kebutuhan lainnya yang diarahkan untuk memberikan pelayanan terbaik bagi seluruh kafilah.

Baca Juga:Dari Kesehatan hingga Pengentasan Kemiskinan, Inilah Program Pemprov Jateng yang Berdampak ke WargaDemi Tata Kelola yang Baik, Taj Yasin Sambut Terbuka Pemeriksaan BPK di Jateng

Dari 12 venue musabaqah yang disiapkan, masih terdapat lima venue, termasuk venue utama di Lapangan Simpang Lima Semarang, yang dalam proses penyelesaian.

*“Saat ini, terpantau sejak kemarin, kami secara berkelanjutan melakukan pemantauan di Lapangan Simpang Lima yang akan menjadi venue utama. Kami memantau secara langsung berbagai persiapan, yang telah mencapai progress 80%. Pihak ketiga yang telah ditetapkan menjadi penyedia, telah bekerja maksimal sesuai schedule yang ditetapkan,” kata Iwanuddin.*

Menurutnya, kesiapan venue menjadi salah satu bagian yang terus mendapat perhatian karena pelaksanaan musabaqah akan berlangsung di sejumlah lokasi. Selain venue utama di Lapangan Simpang Lima, lokasi lainnya antara lain Convention Hall Masjid Agung Jawa Tengah, Auditorium Kampus 3 UIN Walisongo, Auditorium Kanwil Kemenag Jawa Tengah, serta sejumlah gedung di lingkungan Universitas Diponegoro.

Di sisi lain, kesiapan kedatangan peserta juga terus dimatangkan. Hasil koordinasi Liaison Officer (LO) dengan 38 provinsi memperkirakan sekitar 2.833 kafilah dan official akan datang ke Jawa Tengah. Mereka dimungkinkan datang beserta pendamping dan rombongan lainnya, sehingga jumlah yang terlibat dalam rangkaian MTQN diperkirakan mencapai 7.000 orang.

“Kami telah siap menanti Bapak/ Ibu, karena LO-LO kami, para kepala OPD-OPD kami, kepala dinas, kepala badan, bahkan sampai ke tingkat bawah-pun akan kami libatkan, supaya tamu-tamu mulia yang berasal dari berbagai provinsi se – Indonesia terlayani,” tuturnya.

0 Komentar