Jateng Matangkan Persiapan Menyambut 2.833 Kafilah MTQ Nasional XXXI

Jateng Matangkan Persiapan Menyambut 2.833 Kafilah MTQ Nasional XXXI
Jateng Matangkan Persiapan Menyambut 2.833 Kafilah MTQ Nasional XXXI
0 Komentar

Pelayanan kafilah diperkuat dengan melibatkan 190 ASN dari 38 perangkat daerah Provinsi Jawa Tengah sebagai LO. Mereka akan mendampingi kafilah sejak kedatangan, selama mengikuti rangkaian kegiatan, hingga kepulangan.

Untuk mendukung mobilitas selama pelaksanaan, panitia menyiapkan 15 bus berkapasitas 50 penumpang, lima truk box, 63 unit Toyota Hiace, dan 76 unit Innova Reborn. Armada tersebut akan digunakan untuk penjemputan, pengantaran, serta mobilitas kafilah, dewan hakim, panitera, dan panitia selama pelaksanaan musabaqah.

Dari sisi kesehatan, layanan disiapkan selama 24 jam mulai tanggal 11 sampai dengan 20 September 2026. Tim kesehatan akan ditempatkan di lokasi registrasi, venue utama, venue musabaqah, pameran, sekretariat, serta hotel penginapan kafilah. Rumah sakit rujukan juga telah disiapkan, termasuk RSUP Dr. Kariadi, RS Nasional Diponegoro, RS KRMT Wongsonegoro, SMC RS Telogorejo, dan RSUD Dr. Adhyatma, MPH Tugurejo.

Baca Juga:Dari Kesehatan hingga Pengentasan Kemiskinan, Inilah Program Pemprov Jateng yang Berdampak ke WargaDemi Tata Kelola yang Baik, Taj Yasin Sambut Terbuka Pemeriksaan BPK di Jateng

Selain agenda utama musabaqah, rangkaian MTQ Nasional XXXI juga akan diisi berbagai kegiatan pendukung. Pameran MTQ di kawasan eks EPlaza/Gama Plaza akan menghadirkan 150 booth yang akan diikuti kementerian/lembaga, 38 provinsi, 35 kabupaten/kota, serta UMKM Jawa Tengah. Selain itu, diselenggarakan pawai ta’aruf yang dijadwalkan pada 12 September 2026.

Menyemarakkan MTQ sebagai bagian dari perwujudan tema, akan digelar pula seminar internasional bertema moderasi beragama di UNNES, Dugderan di Masjid Agung Semarang Kauman, Festival Rebana, Festival Kaligrafi, expo dan pameran produk, serta job fair.

MTQ Nasional XXXI Tahun 2026 mengusung tema “Menebar Cahaya Al-Qur’an Dalam Harmoni Menuju Indonesia Emas Yang Berkeadaban.” Jawa Tengah menjadi tuan rumah berdasarkan Keputusan Menteri Agama RI Nomor 715 Tahun 2025.

Dengan waktu pelaksanaan yang semakin dekat, penyelesaian venue, pematangan jadwal kedatangan dan kepulangan kafilah, kelengkapan data kesehatan, serta koordinasi lintas daerah terus dimatangkan. Seluruh persiapan tersebut diharapkan tidak hanya memastikan pelaksanaan MTQ Nasional berjalan lancar, tetapi juga memberikan kesan yang baik bagi seluruh peserta, selama berada di Jawa Tengah.

“Kepada seluruh peserta, kepada seluruh provinsi se-Indonesia, kami melayani dengan sepenuh hati, dan kami juga memohon kepada pemerintah pusat untuk memberikan kontribusi yang terbaik pada MTQ Nasional XXXI, sehingga Jateng yang menjadi tuan rumah akan selalu di hati para peserta,” harap Iwanuddin.

0 Komentar