Dengar Langsung Suara Peserta, BPJS Kesehatan Tinjau Layanan JKN di RS Paru Rotinsulu

BPJS Menyapa
BPJS Menyapa peserta JKN di RS Rotinsulu.
0 Komentar

KURASI MEDIA – Dalam upaya memastikan peserta Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) mendapat pelayanan sesuai standar mutu yang optimal, BPJS Kesehatan Cabang Bandung melaksanakan kegiatan BPJS Menyapa di RS Paru Dr. H. A. Rotinsulu Bandung pada Selasa (09/06).

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Bandung, Dyah Miryanti meninjau sejumlah titik layanan rumah sakit dan berdialog langsung dengan peserta JKN mengenai pengalaman mereka selama berobat. Berbagai aspek menjadi perhatian, mulai dari proses pendaftaran, alur pelayanan, waktu tunggu, hingga kenyamanan selama menjalani perawatan.

“Saat berbincang langsung dengan peserta, kami bisa mengetahui pengalaman mereka selama mendapatkan pelayanan. Secara umum pelayanan di RS Paru Rotinsulu sudah baik, namun kami juga menerima masukan mengenai waktu tunggu pengambilan obat pada jam-jam tertentu Hal ini dapat kami diskusikan langsung bersama manajemen rumah sakit untuk dicarikan solusi yang tepat,” ujar Dyah.

Baca Juga:BPJS Goes to Campus, Solusi Tingkatkan Literasi JKNTampil Melesat, Astra Honda Raih Podium dan Poin Penting di ARRC Sepang

Saat ini, BPJS Kesehatan Cabang Bandung telah bekerja sama dengan 201 Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) dan 48 Fasilitas Kesehatan Rujukan Tingkat Lanjutan (FKRTL). Oleh karena itu, komunikasi yang terjalin secara rutin dengan seluruh fasilitas kesehatan menjadi kunci untuk memastikan standar pelayanan JKN dapat terus terjaga.

“Peningkatan layanan adalah tanggung jawab bersama. Ketika ada kendala yang kami temukan di lapangan, kami tidak mencari siapa yang salah, tetapi mencari solusi bersama agar peserta benar-benar merasakan pelayanan yang semakin mudah, dan cepat,” tambah Dyah

Plt. Direktur Utama RS Paru Dr. H. A. Rotinsulu, Dijah Rochmad mengatakan kehadiran BPJS Kesehatan di rumah sakit memberikan ruang evaluasi yang nyata karena masukan peserta dapat langsung dipadukan dengan kondisi pelayanan yang dihadapi rumah sakit.

“Kami mengapresiasi BPJS Kesehatan yang rutin hadir di fasilitas kesehatan. Dengan melihat langsung pelayanan dan mendengarkan pengalaman peserta, kami dapat berdiskusi mengenai berbagai hal yang masih perlu disempurnakan sehingga tindak lanjut bisa dilakukan lebih cepat. Masukan dari peserta menjadi bahan evaluasi yang sangat berharga bagi kami,” ujar Dijah.

Ia menambahkan bahwa RS Paru Dr. H. A. Rotinsulu kini tidak hanya melayani pasien dengan gangguan paru, tetapi juga telah mengembangkan berbagai layanan spesialistik, seperti obstetri dan ginekologi, bedah umum, saraf, jantung, penyakit dalam, serta rehabilitasi medik untuk memenuhi kebutuhan pelayanan masyarakat peserta JKN. (MI/rs)

0 Komentar