KURASI MEDIA – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Bandung mencatat capaian kinerja pendapatan daerah yang cukup solid sepanjang tahun anggaran 2025. Hingga 31 Desember 2025, realisasi total pendapatan daerah mencapai Rp6,89 triliun atau 94,02 persen dari target Rp7,33 triliun.
Berdasarkan data Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun 2025, kontribusi terbesar masih berasal dari pendapatan transfer yang terealisasi sebesar Rp5,03 triliun atau 99,31 persen dari target. Sementara itu, Pendapatan Asli Daerah (PAD) terealisasi Rp1,81 triliun atau 81,47 persen dari target Rp2,23 triliun.
Di sisi lain, komponen lain-lain pendapatan yang sah justru melampaui target dengan capaian Rp44,62 miliar atau 127,50 persen.
Baca Juga:Taj Yasin Lepas Kloter Pertama Haji 2026 dari Embarkasi Solo, Jateng Berangkatkan 34.122 JemaahBMKG: Hujan Lebat Hingga Petir Berpotensi Terjadi di Indonesia Hari Ini, Cek Daerahnya
Kepala Bapenda Kabupaten Bandung, H. Erwan Kusuma Hermawan, S.Sos., M.Si., mengatakan capaian tersebut menunjukkan tren positif dalam pengelolaan pendapatan daerah meskipun masih menghadapi sejumlah tantangan di sektor pajak daerah.
“Alhamdulillah, secara umum realisasi pendapatan daerah tahun 2025 menunjukkan kinerja yang baik. Meski belum sepenuhnya mencapai target, capaian ini mencerminkan upaya optimalisasi yang terus kami lakukan, terutama dalam meningkatkan kepatuhan wajib pajak,” ujar Erwan.
Indikator Kinerja Lampaui Target
Dalam indikator kinerja utama, Bapenda juga mencatat hasil yang menggembirakan. Persentase kontribusi pajak daerah terhadap PAD mencapai 58,97 persen, melampaui target 50,40 persen dengan capaian 117 persen.
Selain itu, rasio pajak daerah terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) mencapai 0,60 persen dari target 0,50 persen atau setara capaian 120 persen.
Menurut Erwan, capaian tersebut tidak lepas dari berbagai inovasi, termasuk digitalisasi layanan perpajakan daerah.
“Kami terus mendorong transformasi digital dalam sistem perpajakan, mulai dari pembayaran hingga pengawasan. Hal ini terbukti mampu meningkatkan efektivitas dan transparansi,” katanya.
Belanja Bapenda Capai 91,52 Persen
Dari sisi belanja, Bapenda Kabupaten Bandung mencatat realisasi anggaran sebesar Rp99,17 miliar atau 91,52 persen dari total anggaran Rp108,36 miliar.
Baca Juga:KUR BRI April 2026: Pinjaman Lebih Ringan, Ini Syarat dan SimulasinyaIni Dia Daftar Kode Redeem FC Mobile yang Masih Aktif Hari Selasa 21 April 2026, Klaim Sekarang!
Anggaran tersebut digunakan untuk mendukung dua program utama, sembilan kegiatan, dan 56 sub kegiatan yang berfokus pada pengelolaan pendapatan daerah serta peningkatan layanan kepada masyarakat.
Tantangan dan Solusi Pajak Daerah
Meski capaian cukup positif, Bapenda mengakui masih terdapat sejumlah kendala, di antaranya belum optimalnya pajak dari sektor parkir, restoran, serta pajak berbasis potensi wilayah.
