CJIBF 2026, Gubernur Ahmad Luthfi Tawarkan Berbagai Proyek Investasi

Rilis Jateng
CJIBF 2026, Gubernur Ahmad Luthfi Tawarkan Berbagai Proyek Investasi.
0 Komentar

“Pertumbuhan ekonomi itu sebenarnya 30% kontribusinya dari sektor realisasi investasi. Hari ini, CJIBF yang diinisiasi oleh Pemprov Jateng dan Bank Indonesia diharapkan bisa menjaga angka pertumbuhan realisasi investasi ini,” katanya.

Apalagi, CJIBF ini tidak hanya untuk mendorong peningkatan investasi, tetapi juga bisa menciptakan ekosistem bagi pelaku usaha. Termasuk pertumbuhan UMKM yang dapat bersinergi dengan industri besar.

Todotua juga mengapresiasi langkah Jawa Tengah yang sudah menyiapkan 12 kawasan industri dan ekonomi khusus baru.

Baca Juga:TelkomGroup Resmikan Community Gateway Wamena, Tulang Punggung Utama Konektivitas Digital Papua PegununganSimulasi KUR BRI 2026 Pinjaman Rp25 Juta untuk Modal UMKM, Cicilan Terendah Rp500 Ribuan

Menurut dia, memang sudah saatnya kawasan industri di Jawa Tengah diperbanyak karena luas wilayah besar dna potensi daerahnya besar.

“Strategi interline logistik ini juga kita dorong untuk pengembangan infrastruktur ke arah industri. Ini tantangan besar Jawa Tengah untuk menambah kawasan industri. Kalau ada kawasan industry, perizinan akan lebih mudah dan cepat,” ujarnya.

Adapun CJIBF 2026 terdiri dari beberapa rangkaian kegiatan, yaitu talkshow bertema “Empowering Green and Sustainable Growth: Unlocking Investment Opportunities in Central Java’s Leading Sectors”, project showcasing, one on one meeting, dan kunjungan langsung (investment visit) ke lokasi proyek investasi unggulan. (*)

0 Komentar