Dispusipda Jabar Genjot Peningkatan Kemampuan Literasi Masyarakat

Dispusipda Jabar Genjot Peningkatan Kemampuan Literasi Masyarakat
FOTO JABAR EKSPRES PENTINGNYA LITERASI: Kepala Dispusipda Jabar Kusmana Hartadji memaparkan pentingnya peningkatan kemampuan literasi kepada para peserta safari literasi di Taman Sagati, Kabupaten Pangandaran, Jumat 10 Juli 2026.
0 Komentar

KURASI MEDIA – Pemerintah Provinsi Jawa Barat konsen terhadap peningkatan kemampuan literasi masyarakat. Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah (Dispusipda) Jabar keliling ke 7 daerah berupaya mendorong kemampuan tersebut.

Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah (Dispusipda) Jawa Barat Kusmana Hartadji megatakan, dengan perkembangan zaman saat ini, kemampuan literasi tidak lagi dimaknai sebatas kemampuan membaca dan menulis.

“Tetapi juga mencakup kemampuan memahami informasi, berpikir kritis, menyaring berbagai sumber informasi, serta memanfaatkannya secara bijaksana untuk meningkatkan kualitas kehidupan.” kata Kusmana dalam kegiatan Safari Literasi di Taman Sagati, Kabupaten Pangandaran, Jumat 10 Juli 2026.

Baca Juga:BPJS Kesehatan Beri Penghargaan Kepada Badan Usaha Yang Patuh Regulasi JKNBidan Neng Ira Ingatkan Bahaya 'Kenyang Palsu' Akibat Jajanan Manis yang Picu Gizi Buruk Anak

Kusmana menegaskan, pembangunan budaya literasi merupakan salah satu fondasi penting dalam mewujudkan sumber daya manusia yang unggul, adaptif, inovatif, dan berdaya saing.

“Masyarakat yang literat akan lebih siap menghadapi perubahan, lebih produktif, serta mampu mengambil keputusan yang tepat dalam berbagai aspek kehidupan,” tegasnya.

Ia berharap, kegiatan safari literasi ini mampu menumbuhkan kesadaran bersama bahwa budaya membaca dan belajar sepanjang hayat harus menjadi bagian dari kehidupan masyarakat,” harapnya.

Kepala Bidang Bina Perpustakaan dan Budaya Gemar Membaca Andri Heriyanto menambahkan, Safari Literasi di Kabupaten Pangandaran ini menjadi kegiatan kedua setelah kegiatan serupa dilaksanakan di Kabupaten Sumedang bulan lalu.

“Upaya ini akan terus dilakukan sebagai bentuk tanggung jawab kami untuk meningkatkan kemampuan masyarakat dalam mencari, memahami, mengevaluasi, dan memanfaatkan informasi secara tepat dan bertanggung jawab,” tambahnya.

Pihaknya mengaku tak bisa sendirian untuk mewujudkan tujuan tersebut. Pihaknya ingin kegiatan ini juga membangun jejaring dan kolaborasi antara perpustakaan, sekolah, komunitas literasi, pemerintah daerah, dan pemangku kepentingan lainnya dalam pengembangan budaya literasi.

Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Pangandaran Heri Gustari memaparkan, peserta safari literasi ini dari berbagai kalangan. Keterlibatan mereka diharapkan mampu memperluas gerakan membaca hingga ke berbahai lapisan masyarakat.

Baca Juga:Isu Calo SIM Satpas Polrestabes Bandung, Pengamat Sarankan Propam Turun Tindak OknumPerkuat kolaborasi strategis dengan MABESAU, bank bjb melakukan Penandatanganan Pedoman Kerja dengan SESKOAU

“Harapannya, para peserta dapat menjadi agen literasi yang menularkan semangat membaca ke masyarakat sekitar,” pungkasnya. (red)

0 Komentar