KURASI MEDIA – Kasus akun WhatsApp yang diretas masih sering terjadi di Indonesia. Banyak korban baru menyadari setelah akun mereka digunakan untuk meminta kode OTP, menipu kontak dengan modus pinjam uang, bahkan sampai nomor tidak bisa dipulihkan sama sekali.
Yang mengejutkan, penyebabnya sering bukan karena aplikasi ilegal atau virus berbahaya. Justru, ada beberapa pengaturan bawaan WhatsApp yang terlihat sepele tetapi bisa membuka celah bagi pelaku kejahatan siber. Jika tidak diatur dengan benar, fitur-fitur ini dapat dimanfaatkan untuk memantau kebiasaan pengguna dan menjalankan aksi penipuan berbasis rekayasa sosial (social engineering).
Berikut pengaturan WhatsApp yang sebaiknya segera diubah demi keamanan akun.
Pengaturan WhatsApp yang Sebaiknya Dimatikan atau Dibatasi
1. Last Seen & Online
Fitur ini menampilkan waktu terakhir Anda aktif dan status sedang online. Informasi tersebut bisa dipakai pelaku untuk membaca pola aktivitas harian dan menentukan waktu terbaik melancarkan penipuan.
Solusi: Atur ke Nobody agar aktivitas tidak mudah dipantau.
2. Read Receipts (Centang Biru)
Baca Juga:Cara Ajukan KUR BRI 2026 Online, Lengkap dengan Tabel Cicilan Rp50 JutaHasil Liga Belanda: Gol Miliano Selamatkan Excelsior, Dean James dan Hubner Main Penuh
Centang biru bukan cuma soal privasi. Bagi pelaku kejahatan digital, ini bisa jadi indikator apakah pesan umpan sudah dibaca dan target siap dimanipulasi.
Solusi: Nonaktifkan Read Receipts supaya jejak respons Anda tidak mudah ditebak.
3. Add to Groups
Fitur ini sering disalahgunakan untuk memasukkan korban ke grup berisi tautan phishing, file berbahaya, atau penipuan berkedok undangan.
Solusi: Ubah pengaturan ke My Contacts atau Nobody agar orang asing tidak bisa sembarangan menambahkan Anda ke grup.
4. Foto Profil
Foto profil yang bisa dilihat publik rentan disalahgunakan untuk pencurian identitas, pembuatan akun palsu, atau meyakinkan keluarga korban dalam skenario penipuan.
Solusi: Batasi visibilitas foto profil hanya untuk My Contacts.
5. Linked Devices (WhatsApp Web)
Banyak kasus penyadapan terjadi karena akun masih tertaut di perangkat lain seperti komputer kantor atau laptop lama.
Solusi: Rutin cek menu Linked Devices dan segera keluarkan perangkat yang tidak dikenal.
Langkah Tambahan Supaya Akun Lebih Aman
Selain mengatur privasi di atas, lakukan juga langkah penting berikut:
