Iqbal juga mendorong Kadin agar berperan sebagai akselerator bagi pelaku usaha, khususnya sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), agar mampu naik kelas di tengah tantangan zaman.
“Kadin harus hadir sebagai akselerator bagi para pengusaha, terutama UMKM, tidak hanya dari sisi omzet, tetapi juga kapasitas, tata kelola, akses pasar, hingga kemampuan beradaptasi dengan transformasi digital,” jelasnya.
Ia pun menegaskan visinya menjadikan Kadin sebagai mitra strategis pemerintah sekaligus enabler bagi pelaku usaha.
Baca Juga:bank bjb Dorong Generasi Muda dan UMKM Naik Kelas Lewat Seminar Career Compass di Universitas PasundanBRI BO Ciamis Berkolaborasi dengan Lembaga Sosial Salurkan Bantuan Sembako bagi Masyarakat
“Kadin harus membuka peluang, memperluas jaringan, dan menciptakan ekosistem yang saling menguatkan. Saya percaya, ketika kolaborasi menjadi fondasi, maka pertumbuhan tidak hanya terjadi, tetapi juga dirasakan secara merata,” ujarnya.
Lebih lanjut, Iqbal mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk bersama-sama membangun Kadin Kabupaten Bandung yang lebih inklusif dan progresif.
“Pada akhirnya, kemajuan ekonomi daerah adalah hasil kerja bersama, bukan kerja sendiri,” tandasnya.
Sementara itu, Ketua Pengarah (Steering Committee) Mukab X Kadin Kabupaten Bandung, H. Asep Komarudin, menyampaikan bahwa pelaksanaan Mukab dijadwalkan berlangsung pada pekan kedua Mei 2026. Jadwal tersebut telah ditetapkan berdasarkan hasil rapat Dewan Pengurus Sementara Kadin Kabupaten Bandung pada 11 Maret 2026. (*)
