KURASI MEDIA — Bandung kembali menjadi pusat kegiatan organisasi sosial internasional melalui pelaksanaan Konvensi Distrik ke-50 Lions Club Indonesia yang digelar di HARRIS Hotel & Conventions Festival Citylink, Jumat (08/05/2026).
Konvensi yang dihadiri perwakilan empat distrik tersebut berlangsung tertib dan penuh semangat kebersamaan. Agenda ini menjadi bagian penting dalam memperkuat koordinasi organisasi sekaligus menentukan arah kepemimpinan baru di tingkat distrik.
Kegiatan diawali registrasi peserta, pembukaan resmi, serta pengarahan panitia pelaksana sebelum seluruh delegasi memasuki ruang sidang sesuai pembagian distrik. Suasana konvensi berlangsung dinamis dengan partisipasi aktif seluruh peserta.
Baca Juga:Kuliner Bandung yang Lagi Viral 2026: Bukan Cuma Cuanki Serayu, Ini Tempat yang Lagi Ramai Banget!Pecah! BRI Consumer Expo 2026 x Podomoro Park Bandung Guncang Pasar Properti Bandung!
Pada Sidang Konvensi Distrik Sesi II, agenda utama berupa pemilihan District Governor (DG), First Vice District Governor (FVDG), dan Second Vice District Governor (SVDG) dilaksanakan secara demokratis dan transparan.
Graeme Wilson selaku International Director, dalam sambutannya menyampaikan rasa bangga dan apresiasi kepada seluruh Lions Indonesia yang hadir.
Graeme menilai konvensi ini sebagai momen penting untuk belajar, membangun kembali hubungan persahabatan, bertukar pengalaman, serta merayakan semangat pelayanan yang telah dilakukan para anggota Lions di berbagai komunitas.
Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa Indonesia telah lama menjadi contoh nyata pelayanan yang dilakukan dengan sepenuh hati. Berbagai kegiatan seperti bantuan bencana, program donor darah, edukasi diabetes, hingga dukungan besar terhadap LCIF disebut sebagai bukti nyata dedikasi Lions Indonesia. Dampak pelayanan tersebut bahkan dirasakan melampaui batas negara dan mencerminkan semangat Lions yang sesungguhnya.
Ia mengajak seluruh peserta untuk memanfaatkan kesempatan selama konvensi berlangsung dengan sebaik-baiknya: belajar hal baru, memperluas relasi, mempererat persahabatan lama, serta memperkuat organisasi melalui koneksi dan kebersamaan.
Menurutnya, hubungan antaranggota menjadi pengingat mengapa Lions terus melayani masyarakat. Selain itu, beliau mengangkat tema dari Presiden Internasional Lions, A.P. Singh, yaitu “Lead to Serve – Serve to Lead” atau “Memimpin untuk Melayani – Melayani untuk Memimpin.”
Tema ini menekankan bahwa kepemimpinan bukan sekadar jabatan, melainkan tindakan nyata melalui pelayanan. Melayani bukan kewajiban semata, tetapi sebuah kehormatan dan kesempatan untuk menginspirasi orang lain agar ikut berbuat baik.
