KURASI MEDIA – Tidak ada yang pernah mengetahui kapan musibah datang. Di saat kondisi kesehatan menurun dan membutuhkan penanganan medis segera, perlindungan jaminan kesehatan menjadi hal yang sangat berarti.
Pengalaman inilah yang dirasakan oleh Nana Sumarna yang mengaku sangat terbantu oleh Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang dikelola oleh BPJS Kesehatan, meskipun awalnya ia bahkan tidak mengetahui bahwa dirinya telah terdaftar sebagai peserta Penerima Bantuan Iuran (PBI).
Nana telah menjadi peserta BPJS Kesehatan selama kurang lebih tiga tahun. Menariknya, ia tidak pernah secara langsung mendaftarkan diri sebagai peserta JKN. Ia menduga status kepesertaannya sebagai peserta PBI berasal dari pendataan masyarakat yang dilakukan pemerintah setelah dirinya mengurus Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) di Dinas Sosial pada tahun 2020 untuk keperluan administrasi sekolah anaknya.
Baca Juga:Ubah Segmen Kepesertaan, Juni Tetap Rasakan Manfaat Nyata Program JKNBPJS Kesehatan Bandung Hadirkan Pojok Testimoni Bagi Peserta
“Awalnya saya sama sekali tidak mengetahui kalau saya sudah menjadi peserta segmen PBI. Saya tidak pernah merasa mendaftar, tetapi kemungkinan setelah mengurus DTKS di Dinas Sosial, saya masuk sebagai masyarakat yang berhak mendapatkan bantuan dari pemerintah,” ungkap Nana.
Tepat pada 1 Januari 2023, Nana merasakan nyeri hebat di bagian bawah perut yang menjalar hingga ke kaki. Rasa sakit yang semula masih bisa ditahan semakin memburuk hingga akhirnya ia memutuskan mencari pertolongan medis ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) rumah sakit.
Saat tiba di rumah sakit, Nana berencana menjalani pengobatan sebagai pasien umum karena mengira dirinya tidak memiliki jaminan kesehatan. Namun, setelah petugas rumah sakit membantu melakukan pengecekan data menggunakan Nomor Induk Kependudukan (NIK) pada KTP, ia mendapat kabar yang tidak pernah disangkanya.
“Saya datang ke IGD dengan niat mendaftar sebagai pasien mandiri. Namun setelah petugas mengecek data KTP, ternyata saya diberi tahu bahwa saya sudah terdaftar sebagai peserta BPJS PBI. Jujur saya cukup kaget sekaligus merasa bersyukur,” kenangnya.
Selama menjalani perawatan, Nana mengaku memperoleh pengalaman yang sangat baik. Ia merasakan pelayanan yang profesional dan penuh perhatian dari seluruh tenaga kesehatan. Mulai dari pemberian obat, pemasangan infus, makanan pasien yang dinilai layak dan bergizi, hingga kebersihan ruangan membuat proses pemulihannya berlangsung dengan nyaman.
