Teks Khutbah Jumat 12 Desember 2025: Menggapai Ampunan Allah Melalui Tobat yang Tulus

Teks Khutbah Jumat
Teks khutbah Jumat tentang menggapai ampunan Allah melalui tobat yang tulus. (Pixabay/HamidReyaz1)
0 Komentar

Pernyataan beliau ini tentu bukan tanpa dasar. Seseorang yang tidak istiqamah dalam pertobatannya akan sangat mudah terjerumus ke dalam lembah kemaksiatan dan dosa.

Sesungguhnya, maksiat dapat menyebabkan hati menjadi keras bahkan mati, sehingga sulit menerima kebenaran.

Akibatnya, seseorang terus-menerus melakukan kesalahan dan kemaksiatan, baik secara sengaja maupun tidak.

Hadirin jamaah Jumat yang dirahmati Allah,

Baca Juga:Prakiraan Cuaca Bandung Hari Ini, Jumat 12 Desember 2025Teks Khutbah Jumat 12 Desember 2025: Peran Aktif Tokoh Agama dan Masyarakat di Tengah Bencana

Dalam hal ini, Imam al-Harits al-Muhasibi telah memberikan peringatan kepada kita dalam kitabnya Risalah al-Mustarsyidin halaman 154-155:

‎وَاعْلَمْ يَا أَخِي أَنَّ الذُّنُوْبَ تُوْرِثُ الْغَفْلَةَ وَالْغَفْلَةُ تُوْرِثُ الْقَسْوَةَ وَالْقَسْوَةُ تُوْرِثُ الْبُعْدَ مِنَ اللهِ وَالْبُعْدُ مِنَ اللهِ يُوْرِثُ النَّارَ وَإِنَمَا يَتَفَكَّرُ فِي هَذِهِ الأَحْيَاءُ وَأَمَّا الأَمْوَاتُ فَقَد أمَاتَوْا أَنْفُسَهُمْ بِحُبِّ الدُّنْيَا

Artinya, “Ketauhiilah wahai saudaraku, bahwa dosa-dosa mengakibatkan kelalaian, dan kelalaian mengakibatkan kerasnya (hati), dan kerasnya hati mengakibatkan jauhnya (diri) dari Allah, dan jauh dari Allah mengakibatkan siksaan di neraka. Hanya saja yang memikirkan ini adalah orang-orang yang hidup, adapun orang-orang yang telah mati, sungguh mereka telah mematikan diri mereka dengan mencintai dunia.”

Oleh karenanya, mari bersama-sama kita bersihkan hati kita dengan istiqamah dalam bertobat. Mari kita perhatikan perintah Allah Ta’ala kepada Nabi Muhammad SAW:

‎فَاسْتَقِمْ كَمَآ اُمِرْتَ وَمَنْ تَابَ مَعَكَ وَلَا تَطْغَوْاۗ اِنَّهٗ بِمَا تَعْمَلُوْنَ بَصِيْرٌ

Artinya: “Maka, tetaplah (di jalan yang benar), sebagaimana engkau (Nabi Muhammad) telah diperintahkan. Begitu pula orang yang bertobat bersamamu. Janganlah kamu melampaui batas! Sesungguhnya Dia Maha Melihat apa yang kamu kerjakan.”

Ayat ini dengan tegas menjelaskan bahwa Allah Subhanahu wa Ta’ala memerintahkan kepada Nabi, kepada orang-orang yang bersama beliau, serta kepada seluruh umatnya agar senantiasa istiqamah dalam bertobat.

Hadirin jamaah Jumat yang dirahmati Allah,

Tobat bukan hanya fondasi awal bagi seorang mukmin untuk mencapai derajat ketakwaan. Tobat juga merupakan jalan untuk meraih cinta Allah Ta’ala.

Hal ini pernah diceritakan oleh Imam al-Ghazali dalam kitabnya Minhaj al-‘Abidin: “Telah sampai kepadaku berita tentang seorang alim yang mengamalkan ilmunya, yaitu Abi Ishaq al-Isfarayain.

Baca Juga:Perkuat Pendidikan Vokasi di Karawang Melalui Program Astra Honda Berbagi IlmuAdMedika Kembali Raih Predikat “Trusted Company” pada CGPI Award 2025

Ia berkata: ‘Aku telah berdoa kepada Allah Ta’ala selama tiga puluh tahun agar dianugerahi tobat yang murni dan sungguh-sungguh (tobat nasuha).

Aku pun merasa heran dan berkata dalam hati: Maha Suci Allah, aku telah memohon satu perkara ini selama tiga puluh tahun, namun hingga kini belum juga dikabulkan.’

0 Komentar