KURASI MEDIA – Perkembangan teknologi digital telah menghadirkan berbagai kemudahan bagi masyarakat dalam mengakses layanan perbankan. Namun, di balik kemudahan tersebut, ancaman kejahatan siber juga terus berkembang dengan berbagai modus yang semakin canggih. Menyikapi kondisi tersebut, bank bjb mengimbau seluruh nasabah dan masyarakat untuk selalu meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai bentuk penipuan yang mengatasnamakan bank bjb melalui telepon, pesan singkat, media sosial, email, maupun aplikasi perpesanan seperti WhatsApp.
Saat ini, pelaku kejahatan siber memanfaatkan berbagai metode social engineering untuk memperoleh kepercayaan korban. Modus yang digunakan semakin beragam, mulai dari penawaran hadiah, promo, pembaruan data, aktivasi rekening, bantuan atas kendala transaksi, hingga permintaan verifikasi identitas yang mengarahkan korban untuk mengklik tautan (link) tertentu atau menghubungi nomor WhatsApp yang mengatasnamakan bank bjb.
Pelaku bahkan membuat akun media sosial, nomor WhatsApp, maupun situs palsu yang menyerupai identitas resmi bank bjb sehingga tampak meyakinkan. Setelah korban percaya, pelaku akan meminta informasi rahasia seperti User ID, password, PIN, kode One Time Password (OTP), nomor kartu debit atau kartu kredit, hingga kode CVV/CVC. Informasi tersebut kemudian disalahgunakan untuk mengambil alih akses rekening dan melakukan transaksi tanpa sepengetahuan nasabah.
Baca Juga:Hari Anak Nasional 2026: BRI Peduli Ini Sekolahku Salurkan Bantuan Pendidikan di SDN 104 LangensariBRI Bukukan Kontribusi Pajak Terbesar di Industri Keuangan, Dukung Pembangunan Nasional Bersama Danantara
Sebagai bentuk komitmen dalam menjaga keamanan transaksi dan melindungi nasabah dari ancaman kejahatan siber, bank bjb secara konsisten melakukan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya menjaga kerahasiaan data pribadi serta meningkatkan literasi digital.
bank bjb menegaskan bahwa tidak pernah meminta data rahasia nasabah dalam bentuk apa pun melalui telepon, SMS, WhatsApp, email, media sosial, maupun tautan yang dikirimkan kepada nasabah. Data seperti PIN, password, User ID, kode OTP, nomor kartu, maupun CVV/CVC merupakan informasi yang bersifat rahasia dan hanya diketahui oleh pemilik rekening.
Selain itu, bank bjb juga tidak pernah menghubungi nasabah menggunakan nomor WhatsApp pribadi pegawai ataupun nomor WhatsApp di luar WhatsApp Resmi bank bjb. Oleh karena itu, apabila terdapat pihak yang menghubungi melalui WhatsApp dan meminta data perbankan, menawarkan bantuan transaksi, ataupun mengarahkan nasabah untuk melakukan transfer dana, dapat dipastikan bahwa tindakan tersebut merupakan upaya penipuan.
